Mengenal Pemuda.ai, Platform Pengatur Penggunaan Token AI
Jakarta - Menyambut perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, PT Kencana Satu Nuswapada (Prominence) melakukan soft launching untuk platform inovasi kecerdasan buatan mereka yang bernama Pemuda.ai.
Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU)
bersama Onno Center, sebuah pusat pengembangan dan literasi teknologi yang
dimotori oleh pakar IT kenamaan Indonesia, Onno W. Purbo.
Bawa model layanan Token-as-a-Service (TaaS)
Hadir di bawah ekosistem digital Prominence, Pemuda.ai memperkenalkan solusi
layanan berbasis Token-as-a-Service (TaaS). Solusi ini dirancang secara khusus
untuk memberikan fleksibilitas bagi para developer, korporasi, hingga sektor
pemerintahan dalam mengatur kuota penggunaan token AI mereka.
Melalui model TaaS ini, pengguna diharapkan dapat mengoptimalkan efisiensi
biaya serta mempermudah proses transaksi dan administrasi yang lebih
transparan.
Director & Founder Prominence, Edi Sugianto, menjelaskan bahwa kehadiran
Pemuda.ai diharapkan mampu menjadi oase di tengah gencarnya pemerintah
mendorong adopsi AI yang aman, etis, dan inklusif di Tanah Air.
"Sebagai digital hub, kami berkomitmen mempertemukan kapabilitas korporat
dengan gerakan kemandirian teknologi. Sinergi melalui penandatanganan MoU
bersama Onno Center akan menjadi motor penggerak dalam merancang use case dan
inovasi AI aplikatif ke depannya," ungkap Edi.
Dorong kedaulatan AI nasional
Pengembangan Pemuda.ai juga sejalan dengan fokus pemerintah Indonesia dalam
memperkuat kedaulatan teknologi (Sovereign AI). Hal ini mencakup pembangunan
ekosistem AI lokal, infrastruktur komputasi yang memadai, hingga penguatan
talenta digital di berbagai sektor industri.
Founder Onno Center, Onno W. Purbo, menyambut positif kolaborasi ini. Ia
menyebut bahwa ketersediaan platform tata kelola AI lokal sangat krusial bagi
kemajuan industri cerdas di Indonesia.
"Inisiatif ini sejalan dengan misi kami di Onno Center untuk terus
mendorong kemandirian teknologi terbuka. Pemuda.ai memberikan akses dan tata
kelola token yang sangat dibutuhkan oleh komunitas dan industri di
Indonesia," jelas Onno.
Dukungan serupa juga disuarakan oleh tokoh telekomunikasi nasional, Rudolf
Nainggolan. Menurutnya, sektor telekomunikasi dan enterprise di Indonesia harus
bergerak cepat beradaptasi dengan era kecerdasan buatan.
"Platform seperti Pemuda.ai yang didukung ekosistem Prominence akan
menjadi fondasi yang sangat kuat bagi kemandirian dan penguatan digital
nasional," tegas Rudolf.
Setelah peluncuran tahap awal ini, perjalanan kolaborasi Prominence dan Onno
Center akan bermuara pada acara Grand Launching berskala nasional. Peluncuran
puncak tersebut dijadwalkan akan digelar bertepatan dengan peringatan Hari
Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026 mendatang.
(asj/asj)
Tentang Penulis
Anggoro Suryo Jati
Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom yang fokus pada isu teknologi. Lulusan
Universitas Padjadjaran. Bergabung sejak 2014.